Renungan Pengampunan, Pertobatan, dan Transformasi

Saudara-saudaraku yang terkasih, hari ini kita
berkumpul di hadapan Tuhan kita untuk merenungkan Firman-Nya yang terdapat
dalam Kitab Yesaya, pasal 1 ayat 10-20. Di dalamnya, kita akan mendapati
panggilan untuk kembali kepada Tuhan, memperoleh pengampunan-Nya, dan mengalami
transformasi yang nyata dalam hidup kita.
Ayat 10: "Dengarlah firman TUHAN, hai penguasa
Sodom; pasanglah telinga kepada pengajaran Allah kita, hai kaum Gomora!"
Saudara-saudara, Allah memanggil kita untuk
mendengarkan-Nya, untuk memperhatikan ajaran-ajaran-Nya. Seperti yang dikatakan
kepada Sodom dan Gomora, kita juga harus membuka telinga kita dan menerima
Firman-Nya.
Ayat 11: "Apakah susah bagi-Ku, demikianlah firman
TUHAN, apabila engkau memperbanyak korban bakaranmu? Aku telah jenuh dengan
domba-domba jantan yang gemuk; dan dengan lemak dari hewan-hewan yang gemuk Aku
tidak berkenan; dan darah lembu muda, anak-anak domba dan kambing jantan Aku
tidak berkenan."
Allah tidak hanya menginginkan korban-korban dan
upacara keagamaan semata. Ia menginginkan hati yang tulus dan pertobatan yang
sejati. Bahkan jika kita melakukan banyak ibadah, tanpa pertobatan yang tulus,
itu tak berarti apa-apa di hadapan-Nya.
Ayat 16-17: "Basuhlah dirimu, bersihkanlah
dirimu, tolongkanlah perbuatan-perbuatan jahatmu dari hadapan mata-Ku;
berhentilah berbuat jahat, pelajarilah berbuat baik; carilah keadilan,
tolongkanlah yang tertindas, berjuanglah untuk hak orang yatim, belalah perkara
janda!"
Allah mengajak kita untuk membersihkan diri kita
dari dosa-dosa kita. Ia mengajak kita untuk mengubah hidup kita, menolak
kejahatan, dan mencari keadilan. Pertobatan bukanlah sekadar kata-kata, tetapi
sebuah perubahan nyata dalam tindakan kita sehari-hari.
Ayat 18: "Marilah, kita berhikmat, firman
TUHAN: Jikalau dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju;
jikalau merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu
domba."
Allah menjanjikan pengampunan bagi siapa pun yang
mau bertobat. Tak peduli seberapa besar dosa-dosa kita, jika kita
sungguh-sungguh bertaubat dan berbalik kepada-Nya, Ia akan mengampuni kita dan
membersihkan kita sepenuhnya.
Ayat 19-20: "Jika kamu mau dan kamu
mendengarkan Aku, maka kamu akan makan hasil negeri; tetapi jika kamu menolak
dan kamu memberontak, maka pedanglah yang akan memakan kamu. Sesungguhnya mulut
TUHAN telah berkata demikian."
Allah menawarkan keselamatan kepada kita semua,
tetapi itu memerlukan tanggapan dari kita. Jika kita mau mendengarkan-Nya, jika
kita mau taat kepada-Nya, maka kita akan mengalami berkat-berkat-Nya. Namun,
jika kita menolak dan tetap melakukan dosa, kita juga harus siap menghadapi konsekuensi
dari tindakan kita.
Kesimpulan:
Saudara-saudara, panggilan untuk kembali kepada
Tuhan terdengar dengan jelas dalam Kitab Yesaya dan masih berlaku bagi kita
hari ini. Marilah kita berbalik dari dosa-dosa kita, berusaha untuk hidup
sesuai dengan kehendak-Nya, dan mengalami transformasi yang hanya mungkin
melalui pengampunan-Nya. Tuhan kita siap untuk memberikan kasih karunia-Nya
kepada siapa pun yang mau menerima-Nya dengan hati yang tulus. Marilah kita
hidup sebagai saksi-saksi akan kemurahan-Nya di tengah-tengah dunia ini. Terima
kasih.
Posting Komentar untuk "Renungan Pengampunan, Pertobatan, dan Transformasi"